Showing posts with label artikel. Show all posts
Showing posts with label artikel. Show all posts

Monday, May 20, 2024

Touristrap! Raja Ampat - Presentation Slides Concept (Bahasa Indonesia)

 Berikut adalah rancangan konten untuk slide PowerPoint dengan tema Raja Ampat untuk kelas 3 SD:

 
Slide 1: Tempat Wisata Raja Ampat

Tempat Wisata Raja Ampat

Raja Ampat adalah kepulauan indah di Indonesia yang terkenal dengan pemandangan lautnya yang memukau. Raja Ampat berada di Papua Barat dan menjadi tempat wisata populer karena keindahan alam bawah lautnya.

 
Slide 2: Letak dan Ciri-cirinya

Letak dan Ciri-ciri Raja Ampat
Raja Ampat terletak di Papua Barat, Indonesia.

Tempat wisata ini terdiri dari banyak pulau kecil dengan air laut yang jernih, terumbu karang yang indah, dan banyak ikan berwarna-warni.

Slide 3: Hal-hal yang Menyenangkan di Raja Ampat

 Hal-hal yang Menyenangkan di Raja Ampat

Di Raja Ampat, kita bisa menikmati pemandangan alam yang luar biasa, melihat berbagai jenis ikan dan terumbu karang, serta menikmati keindahan matahari terbenam di pantai-pantai yang eksotis.

Slide 4: Kegiatan-kegiatan di Raja Ampat

 Kegiatan-kegiatan di Raja Ampat
- Scuba Diving: Menyelam untuk melihat keindahan bawah laut.
- Resor: Menginap di resor yang nyaman dengan pemandangan laut.
- Selancar: Bermain selancar di ombak laut yang menantang.


Berikut adalah tampilan sederhana dalam bentuk poin untuk diisi ke dalam slide PowerPoint:

### Slide 1: Tempat Wisata Raja Ampat
- **Judul:** Tempat Wisata Raja Ampat
- **Konten:**
  - Raja Ampat adalah kepulauan indah di Indonesia.
  - Terkenal dengan pemandangan lautnya yang memukau.
  - Berada di Papua Barat.

### Slide 2: Letak dan Ciri-cirinya
- **Judul:** Letak dan Ciri-ciri Raja Ampat
- **Konten:**
  - **Letak:** Papua Barat, Indonesia.
  - **Ciri-ciri:**
    - Banyak pulau kecil.
    - Air laut yang jernih.
    - Terumbu karang yang indah.
    - Banyak ikan berwarna-warni.

### Slide 3: Hal-hal yang Menyenangkan di Raja Ampat
- **Judul:** Hal-hal yang Menyenangkan di Raja Ampat
- **Konten:**
  - Menikmati pemandangan alam.
  - Melihat berbagai jenis ikan dan terumbu karang.
  - Menikmati matahari terbenam di pantai-pantai eksotis.

### Slide 4: Kegiatan-kegiatan di Raja Ampat
- **Judul:** Kegiatan-kegiatan di Raja Ampat
- **Konten:**
  - **Scuba Diving:** Menyelam untuk melihat keindahan bawah laut.
  - **Resor:** Menginap di resor nyaman dengan pemandangan laut.
  - **Selancar:** Bermain selancar di ombak yang menantang.

Gunakan poin-poin ini sebagai panduan untuk membuat slide PowerPoint yang menarik dan mudah dipahami oleh siswa kelas 3 SD.

Friday, April 14, 2017

Mahir Berbahasa Cara Musafir



ENAM JALUR MUSAFIR

Sulit belajar bahasa tertentu? Sudah mencoba berbagai metode dan tak kunjung fasih? Sering lupa kata-kata yang telah dihapal? Cenderung menghindari orang-orang, media atau apapun yang tak menggunakan bahasa yang tidak kita kuasai?

The Pilgrim's Way berbagi enam jalur ampuh untuk mempelajari suatu bahasa dengan tepat guna dan berhasil guna. Silakan memilih jalur-jalur yang paling sesuai.

1. Jalur Lingkungan
Bergaullah dengan orang-orang yang sering bicara dan menulis dengan bahasa yang ingin kita pelajari, terutama keluarga, teman, pacar dan/atau pasangan. Makin sering kita berinteraksi dengan mereka, makin banyak pula kita melatih bahasa tersebut. Gunakanlah waktu bersosialisasi sambil belajar bahasa, bagai menyelam sambil minum air.

2. Jalur Media
Saat mendengar lagu, menonton film, membaca buku atau semacamnya dalam bahasa yang ingin kita pelajari, berusahalah memahami arti kata-kata yang diucapkan atau yang tertulis. Bisa lewat menerjemahkan lirik lagu, ringkasan film atau buku dengan kamus. Bila telah menguasai dasar bahasanya, kita tinggal mencari kata-kata sulit saja. Salin itu di satu tempat, misalnya ponsel pintar atau buku catatan. Bila kosa kata kita cukup banyak, kita tak perlu sering menggunakan subtitel, menerjemahkan lirik atau mencari kata-kata sulit di kamus lagi.

3. Jalur Keseharian
Cobalah praktekkan bahasa yang ingin kita pelajari dalam percakapan sehari-hari. Keluarga adalah teman bicara terbaik dan paling sering bicara dengan kita. Tak perlu malu mengajak mereka untuk bicara dalam bahasa yang ingin kita pelajari, lagipula mereka bisa ikut berlatih bahasa tersebut pula. Pilihan kedua tentu saja teman atau pacar. Kalau perlu kita berinteraksi dengan guru bahasa yang jelas-jelas menguasai bahasa yang ingin kita pelajari tersebut dengan baik.

4. Jalur Pikiran
Cobalah berpikir dalam bahasa yang ingin kita pelajari. Karena pikiran bersifat pribadi, tak apa bila banyak salah atau menggunakan "bahasa gado-gado" pada awalnya. Kita tak perlu selalu atau memaksa diri berpikir dengan bahasa lain yang belum tentu nyaman bagi kita. Bila kita sedang ingin berlatih atau mencoba, cobalah. Makin sering berpikir dalam bahasa yang ingin kita pelajari, makin terlatih pula kita.

5. Jalur Prioritas
Manfaatkanlah setiap kesempatan yang ada untuk mempelajari suatu bahasa. Misalnya, cobalah mencari dan mengutamakan media-media berbahasa yang ingin kita pelajari. Yang jelas, itu tak akan mengurangi rasa nasionalisme atau kefasihan bahasa utama atau bahasa ibu kita. Alangkah baiknya bila kita menguasai berbagai bahasa secara berimbang.

6. Jalur Bertahap
Belajarlah bahasa secara bertahap. Cobalah yang mudah dulu, baru meningkat ke tahapan-tahapan lebih lanjut. Tak perlu malu membeli atau meminjam buku-buku bacaan untuk atau versi anak-anak atau remaja. Misalnya, novel terkenal berjudul The Adventures of Huckleberry Finn karya Mark Twain versi anak-anak dan remaja lebih ringkas dan lebih mudah dibaca daripada versi penuhnya.
Bila kita ingin merambah seluruh enam jalur di atas, kita bisa memilih untuk belajar suatu bahasa dengan lebih intensif dan lebih terarah dengan bantuan guru bahasa, baik di sekolah, di kursus atau les privat. Pilihlah guru yang berdedikasi sekuat tenaga untuk membantu kita melalui enam jalur belajar bahasa itu. Pilihlah guru yang bukan guru semata-mata, melainkan juga bagai sahabat karib dan mitra terpercaya, seorang musafir pemandu melalui enam jalur dan tahapan-tahapan yang ada untuk membuka jendela dunia bagi kita lewat bahasa.


The Pilgrim | English Tutorship

Andry Chang, Tutor
HP/WA: 0816-4827618
E-Mail: vadisworld@gmail.com
TW/IG: @evernade

Saturday, October 22, 2016

Cerita Pendek: Pengertian Umum - Catatan Referensi

Apa Pengertian Cerpen?
Untuk memahami dan mempelajari tentang apa itu cerpen, pertama anda harus tahu apa arti cerpen. Memang dari katanya dapat anda katakan bahwa cerpen adalah sebuah singkatan untuk cerita pendek. Itu memang betul, nah pertanyaan muncul saat anda mengetahuinya. Apa itu? Pertanyaan tentang bagaimana sebuah cerita dikatakan pendek. Disinilah para ahli khususnya sastra dalam literasi berperan dalam memberikan batasan atau pengertian cerpen itu sendiri.

Menurut Jacob Sumardjo (2001), pengertian cerpen atau cerita pendek adalah seni, keterampilan menyajikan cerita (skill to present story), yang di dalamnya merupakan satu kesatuan bentuk utuh, manunggal (memfokuskan pada satu bagian atau satu karakter saja) dan tidak ada bagian bagian yang tidak perlu, tetapi juga ada bagian yang terlalu banyak. Berdasarkan pengertian cerpen oleh Jacob tersebut, anda dapat mengambil kesimpulan bahwa sebuah cerpen adalah cerita yang telah mengalami pengeditan sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian bagian dari cerpen yang bertele tele atau bisa dibilang basi. Bila anda menyadari pernyataan diatas, itu berarti, cerpen lebih sulit dari pada cerita panjang. Akan tetapi, perlu anda perhatikan kata “ada bagian yang terlalu banyak”. Dalam cerpen memang biasanya bagian ke “aku” an memang sangat banyak dan seakan berlebih.

Selanjutnya, Edgar Allan Poe dalam Burhan Nurgiyantoro (2002) memberikan pengertian cerpen yang cukup aneh dan seperti mengada ngada. Dia beranggapan bahwa pengertian cerpen atau cerita pendek adalah sebuah cerita yang selesai dibaca dalam sekali duduk, kira kira selama 30 menit hingga 2 jam-atau suatu hal yang sekiranya waktu membaca tidak mungkin dilakukan untuk novel. Lucu bukan. Tapi bila anda sering membaca novel dan cerpen yang berkualitas, anda pasti merenungkan pengertian cerpen diatas bahwa pengertian tersebut benar adanya. Memang, cerpen itu hanya membutuhkan waktu yang sedikit untuk menyelesaikan dan memahami unsur unsur cerpen tersebut.
Dalam buku Drs. Joko Untoro bahwa pengertian cerpen atau cerita pendek adalah karangan pendek berbebentuk prosa yang membatas diri dalam membahas salah satu unsur fiksi dalam aspek yang terkecil. Pendeknya atau singkatnya cerita pendek (cerpen) bukan utamanya karena bentuknya yang pendek akan tetapi karena aspek masalah yang diangkat dalam cerpen yang memang terbatas dan dibatasi. Sifat umum cerpen adalah pemusatan perhatian atau fokus pada satu tokoh saja yang ditempatkan pada suatu situasi sehari hari, tetapi yang ternyata menentukan (perubahan dalam perspektif kesadaran baru keputusan yang menentukan). Berakhirnya atau tamatnya (the end) seringkali tiba tiba dan bersifat terbuka (open ending). Beberapa cara bercerita seperti dialog, impian, flash-back (alur maju mundur) dan sebagainya sering digunakan dalam cerpen. Bahasa dalam cerpen biasanya sederhana dan sugestif.

Menurut Andri Wicaksono bahwa pengertian cerpen adalah suatu cerita fiksi yang berbentuk prosa yang singkat dan pendek (a fiction in the form of brief and short prose) yang unsur ceritanya terpusat pada suatu peristiwa pokok. Dalam cerpen, jumlah dan pengembangan pelaku terbatas dan keseluruhan cerita memberikan kesan tunggal. Dari pengertian cerpen dari Andri Wicaksono dan pengertian cerpen dari ahli lainnya sebelumnya saya yakin anda telah dapat memahami apa itu cerpen sebenarnya. Mari lanjut kebagian selanjutnya yaitu ciri ciri cerpen dan unsur unsur cerpen.
Ciri Ciri Cerpen
Berdasarkan beberapa pengertian cerpen diatas, kita dapat merincikan ciri ciri cerpen adalah sebagai berikut:
Cerpen memiliki bentuk cerita yang pendek, lebih pendek dari novel. Beberapa sumber menyatakan bahwa ciri ciri cerpen bersifat singkat dan padat.
Jumlah katanya tidak lebih dari 10.000 kata. Ciri ciri cerpen yang satu ini diambil dari pengertian cerpen menurut KBBI. Beberapa sumber lain menerangkan bahwa jumlah kata dari cerpen sekitar 5000 kata atau 2-20 halaman kertas.
Isi ceritanya berasal dari kehidupan sehari-hari (biasanya dari pengalaman pribadi atau orang lain). Ciri cerpen ini sudah jelas menggambarkan kenapa cerpen itu dapat menceritakan sesuatu dengan cara yang lebih singkat dari novel akan tetapi tetap dapat menyampaikan pesannya.
Tidak mengangkat atau menceritakan semua latar belakang pemain atau pelaku dalam cerita atau kisah tersebut, hanya melukiskan masalah tunggal, tokoh utama dan inti sarinya saja. Ciri cerpen ini mendukung dan menegaskan kenapa cerpen memang harus “cerita pendek”.
Hampir seluruh tokoh yang ada dalam cerpen mengalami masalah atau konflik yang berhubungan dengan tokoh utama.
Kalimat, susunan dan kata kata yang digunakan bersifat sederhana dan mudah dimengerti sehingga pembaca mampu memahami dengan cepat dan deskripsi yang singkat.
Kesan yang muncul saat dan setelah membaca cerpen cukup mendalam sehingga pembaca dapat merasakan isi cerpen. Ciri ciri cerpen ini menjadi alasan sehingga banyak orang yang tetap menunggu cerpen dalam terbitan tabloid atau majalah.
Biasanya hanya satu kejadian besar dan beberapa kejadian pendukung yang ada.
Alur cerita dalam cerpen bersifat tunggal dan lurus
Penokohan pada cerpen sangat sederhana, tidak mendalam dan singkat
Unsur Unsur Cerpen
Sebelum itu, anda harus menyadari bahwa unsur unsur cerpen atau semua jenis prosa ada dua yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang ada dalam tubuh prosa itu sendiri, sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur unsur yang membangun di luar sebuah karya sastra atau prosa tersebut dengan kata lain latar belakang penulis dan lingkungan penulis saat itu.

Dalam cerpen sendiri, terdapat 6 unsur intrinsik cerpen yang sering disebut unsur pembentuk cerpen atau unsur penyusun cerpen. Berikut 6 unsur intrinsik cerpen tersebut:

1. Tema
Tema adalah inti atau ide dasar dari sebuah cerita. Dalam hal ini cerita pendek atau cerpen. Sudah selayaknya dalam sebuah cerita terdapat tema dalamnya. Untuk membentuk suatu tema dari sebuah cerpen, seorang penulis cerpen haruslah membangunnya dari masalah ataupun suatu permasalahan keseharian atau kehidupan yang ada dan layak jadi sebuah renungan.

2.  Latar atau setting
Latar atau setting cerpen dapat berupa tempat, suasana, waktu, dan budaya yang menjadi ruang atau wadah cerita tersebut.

3. Pesan atau amanah
Dalam sebuah cerpen, unsur ini haruslah ada. Jikalau unsur pesan tidak ada, maka sepertinya tidak layak disebut sebagai sebuah karya sastra cerpen. Pesan pengarang cerpen dapat berupa nilai didik yang hendak disampaikan baik secara eksplisit ataupun secara implisit.

4. Penokohan
Dalam cerpen, watak watak yang dimiliki tokoh digambarkan lengkap dengan sifatnya dalam cerita pendek, baik dengan jelas ataupun disamarkan.

5. Sudut Pandang (Point of view)
Sudut pandang dalam sebuah cerpen umumnya menempatkan pengarang sebagai orang pertama. Akan tetapi, sering juga pengarang sebagai orang kedua, orang ketiga dan bahkan di luar cerita. Sudut pandang pengarang dalam cerita sebagai orang pertama biasanya memberikan cerita yang lebih pendek dari sudut yang lainnya.

6. Alur
Unsur intrinsik cerpen yang satu ini tidak begitu jelas terlihat. Tentulah hal ini karena pendeknya “cerpen”. Akan tetapi, bila dihendaki oleh pengarang, dapat diberikan tahapan tahapan dalam alur cerpen. Kelemahannya, semakin jelas alur dan semakin banyak alur yang ada, akan semakin panjang “cerpennya”.
pengertian cerpen, unsur unsur cerpen, ciri ciri cerpen
Pengertian cerpen, unsur unsur cerpen dan ciri ciri cerpen

Unsur unsur cerpen yaitu peristiwa cerita atau alur plot, tokoh cerita (karakter), tema cerita, suasana cerita (mood dan atmosfir cerita), latar cerita (setting), sudut pandang penceritaan (point of view) dan gaya (style).
Berikut adalah cara membuat / menulis teks cerpen :

1. Memilih topik atau tema

Anda dapat memilih tema apapun juga sesuai keinginan yang dikehendaki. Tema dalam cerpen sangatlah banyak, tidak susah bingung untuk mencari sebuah tema. Contoh tema tersebut yakni tema percintaan, misteri, pendidikan, persahabatan, sosial, dan lain sebagainya.

Tanpa sebuah tema, memproduksi teks cerpen menjadi jauh lebih susah dari apa yang dibayangkan. Yang seharusnya jadi dalam 2 jam, malah baru jadi 6 jam kemudian karena kebingungan menentukan fokus cerita.

2. Tentukan jenis cerpen dan target bacanya

Menentukan jenis cerpen seperti cerpen horor, drama, religi, romantis, tragis, misteri, drama komedi, komedi romantis, biografi, dan lain sebagainya. Menentukan jenis cerpen akan lebih memfokuskan cerita pada gaya bahasa yang lebih mengena. Misalnya jika Anda ingin membuat cerpen jenis horor, maka buatlah sesuatu yang terkesan menakutkan dan mencekam. Hal-hal absurd dan aneh lebih ditonjolkan agar terkesan benar-benar horor. Intinya jangan tanggung-tanggung menulis cerpen sesuai jenis yang akan di buat.

Target baca penting dalam hal ini. Buatlah kesan cerpen secara menarik untuk memikat target baca, baik itu anak-anak, remaja, dewasa, atau segala umur. Target baca harus jelas, jangan dipadukan dengan yang lainnya. Cerpen anak-anak tentu tidak sama dengan cerpen dewasa, cerpen remaja juga tidak sama dengan cerpen dewasa.

3. Menentukan tokoh-tokoh

Persiapkan tokoh-tokoh yang akan dibuat dalam cerpen dengan matang. Tokoh ini meliputi tokoh utama dan tokoh sampingan. Nama-nama tokoh juga harus sesuai dengan cerpen.

4. Menganalisis watak tokoh

Watak tokoh atau penokohan dapat dibuat sesuai dengan cerita yang akan dibuat. Penokohan ini dapat digambarkan dari paparan langsung maupun tidak langsung. Paparan langsung misalnya dialog antar tokoh, pikiran tokoh, dan penggambaran fisik tokoh. Anda dapat membuat sebuah watak jika Anda memang sudah benar-benar memahami cerpen apa yang akan dibuat.

5. Menulis garis besar cerita

Garis besar cerita meliputi apa-apa saja yang akan terjadi, konflik yang akan terjadi serta penyelesaian. Buatlah garis besar cerita dengan singkat, padat dan jelas serta harus memperhatikan berbagai kejadian yang akan muncul.

6. Menentukan alur

Tentukan alur cerita secara tepat dan baik sehingga memberi kesan mendalam bagi pembaca.
Perlu diketahui, alur ada 3 yaitu alur maju, alur mundur dan alur campuran.  Ketiganya memiliki tahapan yaitu :
Perkenalan
Penanjakkan
Klimaks
Puncak klimaks
Penyelesaian / anti klimaks
Tahapan tersebut harus benar-benar diperhatikan agar alur menjadi baik dan menarik.

7. Menentukan latar cerita

Di mana cerita terjadi ? kapan terjadinya ? bagaimana suasananya ? tentukan kesemuaannya dengan jelas. Dapat digambarkan secara langsung maupun tidak langsung.

8. Memilih gaya penceritaan atau sudut pandang

Untuk menulis cerpen, perlu adanya sudut pandang yang jelas. Sudut pandang ini terdiri dari 2 macam, yaitu sudut pandang pertama dan ketiga. Untuk penggunaan sudut pandang itu sendiri, sudut pandang ada 4 yaitu :
Orang pertama sebagai pelaku utama.
Orang pertama sebagai pelaku sampingan.
Orang ketiga serba tahu.
Orang ketiga sebagai pengamat.
9. Memilih diksi yang sesuai

Dengan adanya diksi atau pemilihan, sebuah cerpen akan jauh lebih menarik dan tidak berkesan biasa saja. Pemilihan kata yang sesuai juga dapat dijadikan tombak untuk memperoleh cerpen yang berkualitas.

Pilihlah diksi dengan memperhatikan padu tidaknya antar kata dan kalimat. Jangan asal memilih diksi, karena diksi juga ikut berperan dalam suksesnya sebuah cerpen.

10. Membuat kerangka karangan sesuai alur

Setelah tahapan sebelumnya selesai, maka langkah selanjutnya adalah membuat kerangka. Kerangka dibuat sesuai alur yang ditentukan dan mencakup langkah yang sebelumnya sudah dibuat.

11. Memperhatikan unsur intrinsik dan ekstrinsik

Perhatikan semua unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen dengan baik.

12. Mulai menyusun cerpen dengan memperhatikan padu tidaknya antar kalimat

Hal ini juga berkaitan dengan diksi yang sesuai. Menyusun cerpen dengan diksi yang sesuai akan mempermudah penyusunan kata agar padu dengan kalimat sebelumnya.

Intinya, tulis cerita sesuai kerangka yang telah dibuat dan berikan diksi yang benar-benar tepat dengan memperhatikan padu tidaknya kalimat. Jika antar kalimat tidak padu, maka akan terkesan janggal.

13. Memberi judul yang paling sesuai dengan cerpen yang telah dibuat

Buatlah judul semenarik mungkin berdasar isi cerpen. Unik, berkesan,beda dari yang lain dan jarang ditemui.
Periksa dan koreksi kembali jika terdapat kesalahan

Baca dahulu, periksa dan perbaiki kesalahan dalam segala aspek. Misalnya memperbaiki ejaan, memperbaiki struktur, memperbaiki ketidakpaduan kalimat, dan lainnya

Popular Posts