Showing posts with label vadis. Show all posts
Showing posts with label vadis. Show all posts

Monday, April 04, 2016

Andry Chang's Commercial Bibliography - April 2016


Kristalisasi (Vandaria Saga)
by
published 2012 
 
Sang Pemburu (Fireheart: Le...
by
published 2008 

 
Love Around You
by
published 2013 
 
Qi Xi - Bunga Rampai Asmara
by
published 2012 
 
Magical Stories
by
published 2013 
 
LEINA - Legenda Imaji Nusan...
by
published 2015 

 
Hikayat Tiga Zaman (Everna ...
by
published 2015 

 
Utara dan Selatan (Everna S...
by


Penyakit Kutukan di Balik A...
by



Barat dan Timur (Everna Saga)
by
published 2016 


Note: This is Andry Chang's Bibliography for his commercial book works in Goodreads.com. Works in other medias (games, comics etc.) and non-commercial works are listed in different articles.

Monday, May 09, 2011

Fantasy Fiesta 2011 - REOG | Kemudian.com

Link

Suatu malam, remang-remang lampu mewarnai ruang tengah rumah kos murah di gang sempit di selatan Kota Jakarta, dekat Depok.  

            Di sana, suara celoteh anak-anak kos yang duduk-duduk di ruangan itu bagai dengungan selaksa lebah, dan satu-satunya suara yang cukup jelas terdengar adalah suara penyiar berita di televisi.

            “Topeng Reog, pusaka bersejarah yang dipercaya adalah topeng asli tokoh dalam legenda Reog Ponorogo hilang dicuri dari Museum Nasional pagi tadi. Pihak museum menyatakan, lemari kacanya pecah berantakan tapi tak ada penjaga yang terluka...”

            “Hei, Bondan! Ini nih, makanan lo! Lo lagi meneliti tentang Reog Ponorogo, kan?” seru seorang pemuda bertampang kumal sambil menengok ke belakang.

            “Mana, mana?”

            Dengan semangat, pemuda yang dipanggil “Bondan” itu mengalihkan pandangan dari netbook-nya ke arah televisi, rambutnya yang panjang dan gimbal melambai, terbawa gerakan tubuh kurusnya.

            Wajah topeng yang terpampang di layar televisi adalah sebuah mata tunggal berwarna hijau, besar sekali, bulat sempurna dengan ukiran-ukiran seperti urat-urat nadi hitam yang menonjol di sekitarnya, beralas warna hijau yang lebih tua.

            Lalu citra televisi beralih pada seorang wanita yang sedang sibuk membubuhkan sesuatu di pecahan kaca lemari – mencari petunjuk lewat sidik jari dan semacamnya.

            Melihatnya, tanpa sadar bibir Bondan berucap, “Gile, cantik sekali...”

            Si kawan kumal menjitak kepalanya, “Wah, lo ini, lihat yang cantik langsung suka!”

            “Duuh! Sakit, tahu! Kayak lo kagak aja, Tono! Tapi gawat bener, nih! Topeng Reog dicuri, ini sama aja bencana budaya!”

“Apa maksud lo, Bon?” Tono pasang wajah bingung. “Memangnya ada topeng di tari Reog? Selain Barongannya, bukankah wajah para penarinya hanya dicat saja?”

            “Bener itu, Ton. Makanya penemuan Topeng Reog bikin geger, karena gak ada di legendanya. Asumsi gue, topeng itu milik satu Warok – Pendekar Angin Hitam terkuat bernama Reog yang misterius dan dirahasiakan keberadaannya.”

            “Lho, kenapa dirahasiakan?” Tono melongo.

            “Entahlah, itulah yang sedang gue coba selidiki sampai sekarang.”

            “Wah, lo emang asli maniak Reog, Bon. Ya udah, gue ngantuk, mau mimpi dulu...” Tono bangkit meninggalkan ruang itu.

              Bondan kembali mengalihkan perhatian ke netbook-nya, mencari berita topeng pusaka itu dengan berselancar di internet. Iseng, ia mengecek e-mail. Ada pesan baru.

            Pengirimnya bernama Ragil. Bondan menatap curiga, jangan-jangan ini SPAM, hoax atau worm. Tapi saat membaca judulnya, “Topeng”, rasa ingin tahu mendorongnya mengklik e-mail ini dan membaca isinya.

            To: Bondan Prasetyo,

            Kenalkan, saya Ragil, ingin bertemu dan bertanya tentang Topeng Reog. Ini urusan resmi. Ini nomor ponsel saya, temui saya besok jam 12 siang di alamat di bawah ini. Jangan sampai terlambat.

            Si pemuda ceking-gimbal ternganga lebih lebar. “Urusan resmi” ini rupanya lebih aneh daripada berita di televisi tadi.

 (Baca selengkapnya di link)


Fantasy Fiesta 2011 - REOG | Kemudian.com

Link

Suatu malam, remang-remang lampu mewarnai ruang tengah rumah kos murah di gang sempit di selatan Kota Jakarta, dekat Depok.  

            Di sana, suara celoteh anak-anak kos yang duduk-duduk di ruangan itu bagai dengungan selaksa lebah, dan satu-satunya suara yang cukup jelas terdengar adalah suara penyiar berita di televisi.

            “Topeng Reog, pusaka bersejarah yang dipercaya adalah topeng asli tokoh dalam legenda Reog Ponorogo hilang dicuri dari Museum Nasional pagi tadi. Pihak museum menyatakan, lemari kacanya pecah berantakan tapi tak ada penjaga yang terluka...”

            “Hei, Bondan! Ini nih, makanan lo! Lo lagi meneliti tentang Reog Ponorogo, kan?” seru seorang pemuda bertampang kumal sambil menengok ke belakang.

            “Mana, mana?”

            Dengan semangat, pemuda yang dipanggil “Bondan” itu mengalihkan pandangan dari netbook-nya ke arah televisi, rambutnya yang panjang dan gimbal melambai, terbawa gerakan tubuh kurusnya.

            Wajah topeng yang terpampang di layar televisi adalah sebuah mata tunggal berwarna hijau, besar sekali, bulat sempurna dengan ukiran-ukiran seperti urat-urat nadi hitam yang menonjol di sekitarnya, beralas warna hijau yang lebih tua.

            Lalu citra televisi beralih pada seorang wanita yang sedang sibuk membubuhkan sesuatu di pecahan kaca lemari – mencari petunjuk lewat sidik jari dan semacamnya.

            Melihatnya, tanpa sadar bibir Bondan berucap, “Gile, cantik sekali...”

            Si kawan kumal menjitak kepalanya, “Wah, lo ini, lihat yang cantik langsung suka!”

            “Duuh! Sakit, tahu! Kayak lo kagak aja, Tono! Tapi gawat bener, nih! Topeng Reog dicuri, ini sama aja bencana budaya!”

“Apa maksud lo, Bon?” Tono pasang wajah bingung. “Memangnya ada topeng di tari Reog? Selain Barongannya, bukankah wajah para penarinya hanya dicat saja?”

            “Bener itu, Ton. Makanya penemuan Topeng Reog bikin geger, karena gak ada di legendanya. Asumsi gue, topeng itu milik satu Warok – Pendekar Angin Hitam terkuat bernama Reog yang misterius dan dirahasiakan keberadaannya.”

            “Lho, kenapa dirahasiakan?” Tono melongo.

            “Entahlah, itulah yang sedang gue coba selidiki sampai sekarang.”

            “Wah, lo emang asli maniak Reog, Bon. Ya udah, gue ngantuk, mau mimpi dulu...” Tono bangkit meninggalkan ruang itu.

              Bondan kembali mengalihkan perhatian ke netbook-nya, mencari berita topeng pusaka itu dengan berselancar di internet. Iseng, ia mengecek e-mail. Ada pesan baru.

            Pengirimnya bernama Ragil. Bondan menatap curiga, jangan-jangan ini SPAM, hoax atau worm. Tapi saat membaca judulnya, “Topeng”, rasa ingin tahu mendorongnya mengklik e-mail ini dan membaca isinya.

            To: Bondan Prasetyo,

            Kenalkan, saya Ragil, ingin bertemu dan bertanya tentang Topeng Reog. Ini urusan resmi. Ini nomor ponsel saya, temui saya besok jam 12 siang di alamat di bawah ini. Jangan sampai terlambat.

            Si pemuda ceking-gimbal ternganga lebih lebar. “Urusan resmi” ini rupanya lebih aneh daripada berita di televisi tadi.

 (Baca selengkapnya di link)


Saturday, February 12, 2011

This is my story

Saksikan kisah sukses: sebuah cerita tentang seorang siswa istimewa yang belajar bahasa Inggris di EF dan memenangkan berbagai penghargaan dunia. Dimanapun Anda berada, Rusia,Cina,Indonesia ataupun di belahan dunia lainnya, Anda dapat membuat film ini dalam hitungan menit. Lihat masa depan Anda lebih cemerlang.
Link

Haha lookie me, Vadis, God of GetAmped SkinMaker in the world meeting Obama! (ew the dream is true, though). Go go www.kickassinc.tk!
Still, I am yearning to contribute for the world to be a better place to live in.
And, I got a real creepy feeling that the movie might be true, though I didn't study in EF (but I'd love to for TOEFL)

Wednesday, February 24, 2010

FireHeart Paladins - The PC GAME FINAL Version

http://www.mediafire.com/?yrtgzgwmxzj
That's it! This is the final version of the game.
I won't make changes anymore unless there are some feedbacks about fatal bugs etc.
In the mean time, just download it for FREE and thank you for all your support!

Enjoy playing the game, and
Come forth, Paladins! Fulfill your destiny!

Andry Chang
Final Version Completion Date: February 24, 2010

FireHeart - Legend of the Paladins
Book One: The Bounty Hunters

PC Game FULL FINAL Version (With RTP Player)
Download from here

About 22+ hours of gameplay, RPG Fantasy Genre
File Size: 65 MB

For more info, description, walkthrough etc, visit www.fireheart.tk or browse in this multiply site.

Sunday, January 24, 2010

FireHeart Paladins - The PC GAME FULL Version 1

http://www.mediafire.com/?d2myozwodnr
FireHeart - Legend of the Paladins
Book One: The Bounty Hunters is complete!

It took about 1 year of development, and it's officially completed in January 21, 2010.
Well, feel free to download, feedbacks and suggestions are very welcome.
Thanks for all the support all this time, and happy playing!

PC Game With RTP Player FREE Verson

Tuesday, November 24, 2009

Pahlawan Jalanan, Bukan Raja Jalanan

Berkendara ataupun berjalan kaki di jalan-jalan Jakarta bisa jadi mimpi buruk. Nyaris semua penduduk Jakarta mengalaminya hari demi hari, dan kerap kali budaya mimpi buruk di jalan tersebut sampai terbawa dalam budaya kerja, budaya berumahtangga maupun bermasyarakat.

Tak perlu data empiris untuk mendefinisikan budaya berkendara di Indonesia, yang prinsip dasarnya antara lain sebagai berikut:

“Kalau nggak nekad, nggak dapat jalan”
“Mengalah itu bodoh, payah dan cupu, kalau lincah dan sering menyalip baru jagoan”
“Alon-alon asal kelakon”
(Supir angkot yang ugal-ugalan) “Biarpun harus ugal-ugalan, salip kiri-kanan, potong jalan, yang penting kejar setoran”
(Supir truk yang kurang profesional) “Mobil besar = raja jalanan”
“Polisi tidak harus mengikuti aturan lalu-lintas, hanya menegakkannya saja”
“VVIP datang, semua minggir! VVIP pantang kena macet karena ada VVIB (very-very important business)”
… dan masih banyak lagi.

Oke, saya tak mengatakan prinsip-prinsip budaya di atas itu positif atau negatif, anda sendirilah yang menilainya.

Satu hal yang pasti, dengan sarana angkutan umum yang kurang aman dan nyaman, jumlah kendaraan pribadi yang makin membludak apalagi makin banyak orang yang beralih dari berkendara dengan mobil dan angkutan umum menjadi motor, ditambah budaya-perilaku negatif di jalan membuat resiko kecelakaan di jalan meningkat pesat. Nyawa manusia yang adalah darah-daging yang lemah seakan makin murah, setiap saat bisa hilang, lebih gawat daripada mengarungi rimba belantara.

Solusinya? Dalam kekacauan ini, kita butuh pahlawan, mereka yang berjuang sekuat tenaga mengubah keadaan jadi lebih baik, membuat jalan raya menjadi tempat yang lebih nyaman dan aman bagi semua. Kita bisa jadi para pahlawan itu: Pahlawan jalanan, bukan sekedar raja jalanan.

Caranya? Bagaimana bisa? Bukankah orang-orang yang sok jadi pahlawan biasanya malah jadi martir?

Cara menjadi pahlawan di jalan raya sejati adalah dengan mengembangkan kepribadian diri sendiri yang berbudi luhur, menghargai semua pengguna jalan lain (walau bagaimanapun menyebalkannya) dan mengembangkan keterampilan berkendara di jalan yang cerdas, defensif (kebalikan dari agresif), aman dan hemat bahan bakar. Untuk mobil, metode yang disebut “Driving Skills for Life” ini dapat disimak dalam situs http://www.dsflindonesia.com, atau langsung ke link ini (Sepuluh Tips Driving Skills for Life, tips perawatan mobil dan berkendara aman)

Melihat ini, anda mungkin bilang, “Ah, teori! Bagaimana bisa metode yang dikembangkan oleh Ford di Amerika itu diterapkan di Indonesia, terutama di Jakarta dengan ‘Jak-Jam’ (kemacetan yang tak kalah legendaris dari Bangkok Jam) dan penuh pengemudi barbar dan kejutan yang mengintai setiap saat?”

Jawabannya, kita tidak perlu ngotot untuk menerapkan semua prinsip Driving Skills for Life ini dengan sempurna sekaligus. Kita cukup melatih diri secara disiplin hingga menjadi kebiasaan berkendara kita tanpa harus mengingat-ingat lagi dan menyesuaikan sikap dan tindakan kita dengan situasi, terus berusaha mengurangi resiko kecelakaan secara berangsur dan bertahap.

Contoh nyatanya adalah dari beberapa situasi yang saya lihat dan hadapi sendiri saat mengemudikan mobil, yang coba saya ingat-ingat beberapa hari setelah mengikuti sesi “Driving Skills for Life” yang diadakan oleh Ford dan Indonesian Defensive Driving Course (IDDC) di Pesta Blogger 2009, 24 Oktober yang lalu.

- Saat berbelok, mobil saya disalip dan dipotong oleh mobil yang ngebut. Mungkin dia terburu-buru. Saya pelankan mobil, atur momentum dan berbelok dengan lancar.

- Dalam kemacetan, saya berhenti tak terlalu dekat dengan mobil di depan, motor-motor lantas berseliweran masuk dan berhenti dalam posisi memotong di depan mobil. Saya coba untuk sabar dan tak maju lagi agar motor tak bisa lewat seperti kebiasaan dulu.

- Di sisi kiri jalan ada kecelakaan, orang bersepeda yang menyeberang jalan jadi korban tabrak lari. Motor-motor berhenti mendadak mengerubungi TKP. Saya berusaha cepat tanggap dan tak terpengaruh rasa penasaran, hingga melewati kerumunan dengan aman. Ngeri juga seandainya saya yang jadi pelaku tabrak lari itu…

- Macet total, hingga menghabiskan waktu 1 jam di mobil. Untuk mengusir kebosanan dan kemungkinan mengantuk, saya terus mendengar siaran radio yang lagu-lagunya enak dan segar dan jarang ada talk show (selama ini cukup membantu meningkatkan konsentrasi). HP berdering. Saya coba untuk tidak mengangkatnya, tapi terus ditelepon lagi. Saya angkat, bilang “Maaf, saya sedang mengemudi, nanti saya hubungi balik” dan setelah dapat tanggapan, “Ya,” saya tutup telepon.

- Saat akan pindah jalur, banyak mobil yang melaju kencang dari kanan belakang dari blind spot yang tak terlihat di kaca spion kanan. Untung saya menengok sedikit, agak kaget juga tapi langsung konsentrasi lagi. Pindah jalur lancar.

- Ada mobil modifikasi lewat, wow, velgnya keren sekali! Uups, jangan lupa lihat ke jalan di depan, jangan hilang konsentrasi.

Nah, itu tadi baru sedikit contoh usaha saya menerapkan kebiasaan mengemudi yang sudah lama saya terapkan dan dicerahkan lebih lanjut lewat metode 10 Tips “Driving Skills for Life”, sekaligus mengubah beberapa kebiasaan untuk nekad, iseng di jalan seperti pada video di bawah ini:

Video: Tailing A Ferrari (diposting tanggal 13 Agustus 2008)

Sumber: http://www.youtube.com/watch?v=mnsbhwgQp5I oleh Andry Chang (BJ Vadis)

Terus terang, dari rekaman video di atas, itu adalah salah satu tindakan terbodoh dan ternekad yang pernah saya lakukan, karena tergoda dan teralihkan oleh Ferrari dan niat untuk iseng.

Terus terang, saya adalah pengemudi yang jauh dari sempurna, dan DSFL makin menyadarkan saya untuk tak mengulangi kesalahan semacam ini lagi (juga sederet kesalahan lain) dan lebih berkonsentrasi mengemudi sebagai “tugas utama yang tak dapat disambi dengan aktivitas lain” sekaligus mengurangi sifat egois dan mau menang sendiri, yang maunya hanya nyaman dan aman di jalan untuk diri sendiri, masa bodoh dengan orang lain.

Saya belajar tentang hidup dari pengalaman berkendara di jalan – arti sebenarnya jadi “dewasa / tua di jalan”. Saya mungkin tak harus jadi pahlawan, tapi saya jelas tak ingin egoisme membuat saya jadi pembunuh, penghancur yang mencelakakan orang lain. Saya jadi makin sadar, kalau saya tak berubah jadi lebih baik, cara berpikir saya tak lebih baik dari prinsip-prinsip budaya ala supir angkot ugal-ugalan yang saya sebut di awal posting ini.

Kesimpulannya, tempat paling aman dan paling berbahaya di dunia ini adalah dalam benak kita sendiri. Oleh karena itu, jagalah akal kita tetap sehat dan kembangkan kepribadian berbudi luhur, peduli dan penuh tanggung jawab saat turun ke jalan di belakang kemudi.

Jadilah pahlawan sejati, pahlawan yang selalu berusaha melindungi nyawa orang lain dengan cara mengemudi yang defensif, aman dan melestarikan lingkungan hidup dengan metode hemat energi. Jadilah pahlawan yang membuat dunia jadi tempat yang lebih baik, dan jalan raya menjadi tempat yang lebih nyaman dan aman milik kita semua.

- Andry Chang a.k.a. BJ Vadis
Untuk www.dsflindonesia.com dan Ford Motor Company

Wednesday, November 04, 2009

Wednesday, July 22, 2009

Ode to the Palm Islands

Ingredients:
Ode to the Palm Islands


O’ my sweet homeland Indonesia
A land of beauty, o’ my greatest love
So pure and rich, my home worth dying for
The flawless diamond I adore

O’ my sweet homeland I am longing for
Though I’m far away you are always close
I miss the sand and sparkling golden grains
I shall come home again

Palm trees on the beach, waving in the breeze
Like a princess sing, to valiant prince
Palm isles I adore, always in my soul
O’ my sweet homeland Indonesia

Directions:
Translated from:
Rayuan Pulau Kelapa – Ismail Marzuki

Tuesday, April 28, 2009

Thursday, October 09, 2008

Cristophe vs Avalurch




A practice fight of Cristophe vs Avalurch in Adventure Quest web-based rpg online game.
More about Cristophe in www.fireheart.tk
More about Adventure Quest in www.battleon.com

Sunday, October 05, 2008

[FireHeart di Fantasy Worlds Indonesia] Diskusi FireHeart di ForumKemudian.com

Arsip diskusi dari Thread FireHeart di forum Kemudian.com
http://www.kemudian.com/forum/bahas_buku/210564

Q:

WAAAAHHHHHHH.... LIMA RATUS HALAMANNN....

Kapan ya saya sanggup bikin novel sepanjang itu? hiks

A:

tenang aja, asal sudah punya polanya (sinopsis) tinggal dirangkaikan... dan sisanya memang perlu kerja keras.


Q:

Paladin yang seperti di game2 itu ya?

Bedanya paladin sama knight itu apa sih?

"Dont you know that every sword need a sheath"

A1:

kalo di game2 kan, paladin itu ksatria elit... semacam 'kesatria suci', kayak crusader di beberapa game lain. Lawannya Dark Knight. Yah... bener ga ya?

A2:

tul, tul, bener banget, upgrade-an dari knight. Angel
tapi para paladin di sini gak cuma yang bawa pedang pakai zirah dan perisai dsb, tapi juga dari beberapa profesi berbeda, yang diangkat ke jenjang setingkat di atas knight.
nanti mereka akan diadu dengan para 'black paladin' (atau upgrade-annya black knight)

jadi paladin dalam cerita ini ada 2 pengertian, yaitu paladin dalam pengertian status dan pangkat dan paladin dalam arti sebenarnya: ksatria baja serba bisa yang menjunjung kebenaran, yang akan terjun dalam perang suci melawan iblis.


Q:

Kenapa ya,

FireHeart: Legenda Paladin -> HatiApi: Legenda Ksatria Suci

lebih terasa pas menurutku.

c.r.sikado wrote:
Gelang Naga (Dragons’s Bracer), Rahmat para Malaikat (Angel’s Blessing), dan Amarah Dewa (God’s Wrath).

5.itu yang sedang aku usahakan, menerjemahkan semua istilah inggris ke dalam bahasa kita, butuh proses memang untuk menemukan istilah yang cocok.


Setubuh, eh setuju. Menurut pendapat saya memang sulit, sama seperti usaha saya sendiri untuk mengintegrasikan keris dalam seting fantasi barat yang selalu berakhir dengan keris sebagai senjata sakti yang dapat terbang sendiri dengan digerakkan oleh gelombang pikiran dan dapat digunakan untuk memanggil makhluk gaib (Tuyul) dari dimensi lain yang keahliannya mengumpulkan koin2 emas tanpa pemilik. Tapi demi masa transisi agar fantasi Indonesia tidak terus mengekor barat dan berdiri sendiri, ini semua berarti.

A1:

hm soalnya terus terang ini adalah novel terjemahan dari versi inggris yang asli buatan saya, yang ada di blog www.fireheart.tk. saya sudah berusaha keras mengubah bbrp istilah barat ke indonesia, terutama nama jurus-jurusnya tapi hanya judul FireHeart dan Paladin yang tetap saya pertahankan. Di dalamnya, nama Sage the FireHeart memang saya terjemahkan jadi Sage si Hati Api.

Mungkin proyek saya selanjutnya, "Adilaga" yang merupakan sumbangan bagi dunia superhero Indonesia bisa mengkompensasikan semua "kejanggalan" ini.

A2:

Beberapa dari usaha yang sudah dilakukan:
- Deathblade => Pedang Iblis Pembantai Devil
- Sword of Justice => Pedang Malaikat Keadilan Angel
- Requiem of the Tides => Gelora Gelombang Samudera
- Land and Sea Divide => Pembelah Darat dan Laut
- Ten-Point Chain Slash => Serangan Pedang 10 Penjuru
- Fireslash => Peluru Sabit Api Naga
- Dragon Wings Air Slash => Sabit Sayap Naga
- Power Bash => Sabetan Tenaga Inti

Yah, diusahakan semenarik mungkin konteksnya agar masih enak dilihat...


Q:

Ngomong-ngomong saya penasaran nih, kira-kira adegan pertarungan anda lebih condong ke gerakan (seperti film kungfu) atau saling tukar jurus sakti (sperti Streetfighter, Warcraft) ?

A:

Dari segi penceritaannya mungkin lebih condong ke Street Fighter / Warcraft. Dalam beberapa adegan ada yang saya gambarkan blow-by-blow seperti kungfu, tapi di titik2 tertentu karena memang terlalu ramai yang bertarung, yang saya tulis hanyalah pada saat mereka mengerahkan jurus2 pamungkas saja (seperti pada daftar di atas dan akan saya daftar ulang di fantasindo.blogspot.com).

Dan satu lagi, adegan laga dalam novel ini memang banyak terinspirasi dari komik2 kungfu karya Tony Wong (yg terbaru: Ksatria Langit) yang dicampur-sari dengan game2 seperti Warcraft, Final Fantasy, Risk Your Life Online, Ragnarok Online, Seal Online & Getamped online fighting game (dan banyak lagi, terutama RPG). Jadi, jawabannya adalah: Kedua tipe itu ada, baik kungfu maupun Warcraft, dan FireHeart adalah campuran antara keduanya plus mantra2 sihir dan summoning.

Komentar pribadi:
Waw, antusiasme teman-teman dari forum Kemudian.com benar-benar membuat saya terharu...


--

Posted By Andry Chang to FireHeart di Fantasy Worlds Indonesia on 10/05/2008 05:25:00 AM

Popular Posts