Pages
Vadis Channels News and Works | Music | Movies | Cars and Bikes | Gadgets | Properties | Pets | Cyber Shop | Evernade Saga | Martial World
Monday, April 04, 2016
Monday, May 09, 2011
Fantasy Fiesta 2011 - REOG | Kemudian.com
LinkSuatu malam, remang-remang lampu mewarnai ruang tengah rumah kos murah di gang sempit di selatan Kota Jakarta, dekat Depok.
Di sana, suara celoteh anak-anak kos yang duduk-duduk di ruangan itu bagai dengungan selaksa lebah, dan satu-satunya suara yang cukup jelas terdengar adalah suara penyiar berita di televisi.
“Topeng Reog, pusaka bersejarah yang dipercaya adalah topeng asli tokoh dalam legenda Reog Ponorogo hilang dicuri dari Museum Nasional pagi tadi. Pihak museum menyatakan, lemari kacanya pecah berantakan tapi tak ada penjaga yang terluka...”
“Hei, Bondan! Ini nih, makanan lo! Lo lagi meneliti tentang Reog Ponorogo, kan?” seru seorang pemuda bertampang kumal sambil menengok ke belakang.
“Mana, mana?”
Dengan semangat, pemuda yang dipanggil “Bondan” itu mengalihkan pandangan dari netbook-nya ke arah televisi, rambutnya yang panjang dan gimbal melambai, terbawa gerakan tubuh kurusnya.
Wajah topeng yang terpampang di layar televisi adalah sebuah mata tunggal berwarna hijau, besar sekali, bulat sempurna dengan ukiran-ukiran seperti urat-urat nadi hitam yang menonjol di sekitarnya, beralas warna hijau yang lebih tua.
Lalu citra televisi beralih pada seorang wanita yang sedang sibuk membubuhkan sesuatu di pecahan kaca lemari – mencari petunjuk lewat sidik jari dan semacamnya.
Melihatnya, tanpa sadar bibir Bondan berucap, “Gile, cantik sekali...”
Si kawan kumal menjitak kepalanya, “Wah, lo ini, lihat yang cantik langsung suka!”
“Duuh! Sakit, tahu! Kayak lo kagak aja, Tono! Tapi gawat bener, nih! Topeng Reog dicuri, ini sama aja bencana budaya!”
“Apa maksud lo, Bon?” Tono pasang wajah bingung. “Memangnya ada topeng di tari Reog? Selain Barongannya, bukankah wajah para penarinya hanya dicat saja?”
“Bener itu, Ton. Makanya penemuan Topeng Reog bikin geger, karena gak ada di legendanya. Asumsi gue, topeng itu milik satu Warok – Pendekar Angin Hitam terkuat bernama Reog yang misterius dan dirahasiakan keberadaannya.”
“Lho, kenapa dirahasiakan?” Tono melongo.
“Entahlah, itulah yang sedang gue coba selidiki sampai sekarang.”
“Wah, lo emang asli maniak Reog, Bon. Ya udah, gue ngantuk, mau mimpi dulu...” Tono bangkit meninggalkan ruang itu.
Bondan kembali mengalihkan perhatian ke netbook-nya, mencari berita topeng pusaka itu dengan berselancar di internet. Iseng, ia mengecek e-mail. Ada pesan baru.
Pengirimnya bernama Ragil. Bondan menatap curiga, jangan-jangan ini SPAM, hoax atau worm. Tapi saat membaca judulnya, “Topeng”, rasa ingin tahu mendorongnya mengklik e-mail ini dan membaca isinya.
To: Bondan Prasetyo,
Kenalkan, saya Ragil, ingin bertemu dan bertanya tentang Topeng Reog. Ini urusan resmi. Ini nomor ponsel saya, temui saya besok jam 12 siang di alamat di bawah ini. Jangan sampai terlambat.
Si pemuda ceking-gimbal ternganga lebih lebar. “Urusan resmi” ini rupanya lebih aneh daripada berita di televisi tadi.
(Baca selengkapnya di link)
Fantasy Fiesta 2011 - REOG | Kemudian.com
Suatu malam, remang-remang lampu mewarnai ruang tengah rumah kos murah di gang sempit di selatan Kota Jakarta, dekat Depok.
Di sana, suara celoteh anak-anak kos yang duduk-duduk di ruangan itu bagai dengungan selaksa lebah, dan satu-satunya suara yang cukup jelas terdengar adalah suara penyiar berita di televisi.
“Topeng Reog, pusaka bersejarah yang dipercaya adalah topeng asli tokoh dalam legenda Reog Ponorogo hilang dicuri dari Museum Nasional pagi tadi. Pihak museum menyatakan, lemari kacanya pecah berantakan tapi tak ada penjaga yang terluka...”
“Hei, Bondan! Ini nih, makanan lo! Lo lagi meneliti tentang Reog Ponorogo, kan?” seru seorang pemuda bertampang kumal sambil menengok ke belakang.
“Mana, mana?”
Dengan semangat, pemuda yang dipanggil “Bondan” itu mengalihkan pandangan dari netbook-nya ke arah televisi, rambutnya yang panjang dan gimbal melambai, terbawa gerakan tubuh kurusnya.
Wajah topeng yang terpampang di layar televisi adalah sebuah mata tunggal berwarna hijau, besar sekali, bulat sempurna dengan ukiran-ukiran seperti urat-urat nadi hitam yang menonjol di sekitarnya, beralas warna hijau yang lebih tua.
Lalu citra televisi beralih pada seorang wanita yang sedang sibuk membubuhkan sesuatu di pecahan kaca lemari – mencari petunjuk lewat sidik jari dan semacamnya.
Melihatnya, tanpa sadar bibir Bondan berucap, “Gile, cantik sekali...”
Si kawan kumal menjitak kepalanya, “Wah, lo ini, lihat yang cantik langsung suka!”
“Duuh! Sakit, tahu! Kayak lo kagak aja, Tono! Tapi gawat bener, nih! Topeng Reog dicuri, ini sama aja bencana budaya!”
“Apa maksud lo, Bon?” Tono pasang wajah bingung. “Memangnya ada topeng di tari Reog? Selain Barongannya, bukankah wajah para penarinya hanya dicat saja?”
“Bener itu, Ton. Makanya penemuan Topeng Reog bikin geger, karena gak ada di legendanya. Asumsi gue, topeng itu milik satu Warok – Pendekar Angin Hitam terkuat bernama Reog yang misterius dan dirahasiakan keberadaannya.”
“Lho, kenapa dirahasiakan?” Tono melongo.
“Entahlah, itulah yang sedang gue coba selidiki sampai sekarang.”
“Wah, lo emang asli maniak Reog, Bon. Ya udah, gue ngantuk, mau mimpi dulu...” Tono bangkit meninggalkan ruang itu.
Bondan kembali mengalihkan perhatian ke netbook-nya, mencari berita topeng pusaka itu dengan berselancar di internet. Iseng, ia mengecek e-mail. Ada pesan baru.
Pengirimnya bernama Ragil. Bondan menatap curiga, jangan-jangan ini SPAM, hoax atau worm. Tapi saat membaca judulnya, “Topeng”, rasa ingin tahu mendorongnya mengklik e-mail ini dan membaca isinya.
To: Bondan Prasetyo,
Kenalkan, saya Ragil, ingin bertemu dan bertanya tentang Topeng Reog. Ini urusan resmi. Ini nomor ponsel saya, temui saya besok jam 12 siang di alamat di bawah ini. Jangan sampai terlambat.
Si pemuda ceking-gimbal ternganga lebih lebar. “Urusan resmi” ini rupanya lebih aneh daripada berita di televisi tadi.
(Baca selengkapnya di link)
Saturday, February 12, 2011
This is my story
Saksikan kisah sukses: sebuah cerita tentang seorang siswa istimewa yang belajar bahasa Inggris di EF dan memenangkan berbagai penghargaan dunia. Dimanapun Anda berada, Rusia,Cina,Indonesia ataupun di belahan dunia lainnya, Anda dapat membuat film ini dalam hitungan menit. Lihat masa depan Anda lebih cemerlang.Link
Haha lookie me, Vadis, God of GetAmped SkinMaker in the world meeting Obama! (ew the dream is true, though). Go go www.kickassinc.tk!
Still, I am yearning to contribute for the world to be a better place to live in.
And, I got a real creepy feeling that the movie might be true, though I didn't study in EF (but I'd love to for TOEFL)
Tuesday, May 25, 2010
FireHeart Game Displays and Maps
Wednesday, February 24, 2010
FireHeart Paladins - The PC GAME FINAL Version
That's it! This is the final version of the game.
I won't make changes anymore unless there are some feedbacks about fatal bugs etc.
In the mean time, just download it for FREE and thank you for all your support!
Enjoy playing the game, and
Come forth, Paladins! Fulfill your destiny!
Andry Chang
Final Version Completion Date: February 24, 2010
FireHeart - Legend of the Paladins
Book One: The Bounty Hunters
PC Game FULL FINAL Version (With RTP Player)
Download from here
About 22+ hours of gameplay, RPG Fantasy Genre
File Size: 65 MB
For more info, description, walkthrough etc, visit www.fireheart.tk or browse in this multiply site.
Sunday, January 24, 2010
FireHeart Paladins - The PC GAME FULL Version 1
FireHeart - Legend of the Paladins
Book One: The Bounty Hunters is complete!
It took about 1 year of development, and it's officially completed in January 21, 2010.
Well, feel free to download, feedbacks and suggestions are very welcome.
Thanks for all the support all this time, and happy playing!
PC Game With RTP Player FREE Verson
Tuesday, November 24, 2009
Pahlawan Jalanan, Bukan Raja Jalanan
Tak perlu data empiris untuk mendefinisikan budaya berkendara di Indonesia, yang prinsip dasarnya antara lain sebagai berikut:
“Kalau nggak nekad, nggak dapat jalan”
“Mengalah itu bodoh, payah dan cupu, kalau lincah dan sering menyalip baru jagoan”
“Alon-alon asal kelakon”
(Supir angkot yang ugal-ugalan) “Biarpun harus ugal-ugalan, salip kiri-kanan, potong jalan, yang penting kejar setoran”
(Supir truk yang kurang profesional) “Mobil besar = raja jalanan”
“Polisi tidak harus mengikuti aturan lalu-lintas, hanya menegakkannya saja”
“VVIP datang, semua minggir! VVIP pantang kena macet karena ada VVIB (very-very important business)”
… dan masih banyak lagi.
Oke, saya tak mengatakan prinsip-prinsip budaya di atas itu positif atau negatif, anda sendirilah yang menilainya.
Satu hal yang pasti, dengan sarana angkutan umum yang kurang aman dan nyaman, jumlah kendaraan pribadi yang makin membludak apalagi makin banyak orang yang beralih dari berkendara dengan mobil dan angkutan umum menjadi motor, ditambah budaya-perilaku negatif di jalan membuat resiko kecelakaan di jalan meningkat pesat. Nyawa manusia yang adalah darah-daging yang lemah seakan makin murah, setiap saat bisa hilang, lebih gawat daripada mengarungi rimba belantara.
Solusinya? Dalam kekacauan ini, kita butuh pahlawan, mereka yang berjuang sekuat tenaga mengubah keadaan jadi lebih baik, membuat jalan raya menjadi tempat yang lebih nyaman dan aman bagi semua. Kita bisa jadi para pahlawan itu: Pahlawan jalanan, bukan sekedar raja jalanan.
Caranya? Bagaimana bisa? Bukankah orang-orang yang sok jadi pahlawan biasanya malah jadi martir?
Cara menjadi pahlawan di jalan raya sejati adalah dengan mengembangkan kepribadian diri sendiri yang berbudi luhur, menghargai semua pengguna jalan lain (walau bagaimanapun menyebalkannya) dan mengembangkan keterampilan berkendara di jalan yang cerdas, defensif (kebalikan dari agresif), aman dan hemat bahan bakar. Untuk mobil, metode yang disebut “Driving Skills for Life” ini dapat disimak dalam situs http://www.dsflindonesia.com, atau langsung ke link ini (Sepuluh Tips Driving Skills for Life, tips perawatan mobil dan berkendara aman)
Melihat ini, anda mungkin bilang, “Ah, teori! Bagaimana bisa metode yang dikembangkan oleh Ford di Amerika itu diterapkan di Indonesia, terutama di Jakarta dengan ‘Jak-Jam’ (kemacetan yang tak kalah legendaris dari Bangkok Jam) dan penuh pengemudi barbar dan kejutan yang mengintai setiap saat?”
Jawabannya, kita tidak perlu ngotot untuk menerapkan semua prinsip Driving Skills for Life ini dengan sempurna sekaligus. Kita cukup melatih diri secara disiplin hingga menjadi kebiasaan berkendara kita tanpa harus mengingat-ingat lagi dan menyesuaikan sikap dan tindakan kita dengan situasi, terus berusaha mengurangi resiko kecelakaan secara berangsur dan bertahap.
Contoh nyatanya adalah dari beberapa situasi yang saya lihat dan hadapi sendiri saat mengemudikan mobil, yang coba saya ingat-ingat beberapa hari setelah mengikuti sesi “Driving Skills for Life” yang diadakan oleh Ford dan Indonesian Defensive Driving Course (IDDC) di Pesta Blogger 2009, 24 Oktober yang lalu.
- Saat berbelok, mobil saya disalip dan dipotong oleh mobil yang ngebut. Mungkin dia terburu-buru. Saya pelankan mobil, atur momentum dan berbelok dengan lancar.
- Dalam kemacetan, saya berhenti tak terlalu dekat dengan mobil di depan, motor-motor lantas berseliweran masuk dan berhenti dalam posisi memotong di depan mobil. Saya coba untuk sabar dan tak maju lagi agar motor tak bisa lewat seperti kebiasaan dulu.
- Di sisi kiri jalan ada kecelakaan, orang bersepeda yang menyeberang jalan jadi korban tabrak lari. Motor-motor berhenti mendadak mengerubungi TKP. Saya berusaha cepat tanggap dan tak terpengaruh rasa penasaran, hingga melewati kerumunan dengan aman. Ngeri juga seandainya saya yang jadi pelaku tabrak lari itu…
- Macet total, hingga menghabiskan waktu 1 jam di mobil. Untuk mengusir kebosanan dan kemungkinan mengantuk, saya terus mendengar siaran radio yang lagu-lagunya enak dan segar dan jarang ada talk show (selama ini cukup membantu meningkatkan konsentrasi). HP berdering. Saya coba untuk tidak mengangkatnya, tapi terus ditelepon lagi. Saya angkat, bilang “Maaf, saya sedang mengemudi, nanti saya hubungi balik” dan setelah dapat tanggapan, “Ya,” saya tutup telepon.
- Saat akan pindah jalur, banyak mobil yang melaju kencang dari kanan belakang dari blind spot yang tak terlihat di kaca spion kanan. Untung saya menengok sedikit, agak kaget juga tapi langsung konsentrasi lagi. Pindah jalur lancar.
- Ada mobil modifikasi lewat, wow, velgnya keren sekali! Uups, jangan lupa lihat ke jalan di depan, jangan hilang konsentrasi.
Nah, itu tadi baru sedikit contoh usaha saya menerapkan kebiasaan mengemudi yang sudah lama saya terapkan dan dicerahkan lebih lanjut lewat metode 10 Tips “Driving Skills for Life”, sekaligus mengubah beberapa kebiasaan untuk nekad, iseng di jalan seperti pada video di bawah ini:
Video: Tailing A Ferrari (diposting tanggal 13 Agustus 2008)
Wednesday, November 04, 2009
Vadis Gallery 21
Wednesday, July 22, 2009
Ode to the Palm Islands
Ode to the Palm Islands
O’ my sweet homeland Indonesia
A land of beauty, o’ my greatest love
So pure and rich, my home worth dying for
The flawless diamond I adore
O’ my sweet homeland I am longing for
Though I’m far away you are always close
I miss the sand and sparkling golden grains
I shall come home again
Palm trees on the beach, waving in the breeze
Like a princess sing, to valiant prince
Palm isles I adore, always in my soul
O’ my sweet homeland Indonesia
Directions:
Translated from:
Rayuan Pulau Kelapa – Ismail Marzuki
Tuesday, April 28, 2009
Vadis Internet Magazine @ Facebook
It's vadis.multiply.com satellite in facebook! the contents are quite the same, in fact it draws readers to this main site!
Thursday, October 09, 2008
Cristophe vs Avalurch
A practice fight of Cristophe vs Avalurch in Adventure Quest web-based rpg online game.
More about Cristophe in www.fireheart.tk
More about Adventure Quest in www.battleon.com
Sunday, October 05, 2008
[FireHeart di Fantasy Worlds Indonesia] Diskusi FireHeart di ForumKemudian.com
http://www.kemudian.com/forum/bahas_buku/210564
Q:
WAAAAHHHHHHH.... LIMA RATUS HALAMANNN....
Kapan ya saya sanggup bikin novel sepanjang itu? hiks
A:
tenang aja, asal sudah punya polanya (sinopsis) tinggal dirangkaikan... dan sisanya memang perlu kerja keras.
Q:
Paladin yang seperti di game2 itu ya?
Bedanya paladin sama knight itu apa sih?
"Dont you know that every sword need a sheath"
A1:
kalo di game2 kan, paladin itu ksatria elit... semacam 'kesatria suci', kayak crusader di beberapa game lain. Lawannya Dark Knight. Yah... bener ga ya?A2:
tul, tul, bener banget, upgrade-an dari knight.
tapi para paladin di sini gak cuma yang bawa pedang pakai zirah dan perisai dsb, tapi juga dari beberapa profesi berbeda, yang diangkat ke jenjang setingkat di atas knight.
nanti mereka akan diadu dengan para 'black paladin' (atau upgrade-annya black knight)
Q:
Kenapa ya,
FireHeart: Legenda Paladin -> HatiApi: Legenda Ksatria Suci
lebih terasa pas menurutku.
Gelang Naga (Dragons’s Bracer), Rahmat para Malaikat (Angel’s Blessing), dan Amarah Dewa (God’s Wrath).5.itu yang sedang aku usahakan, menerjemahkan semua istilah inggris ke dalam bahasa kita, butuh proses memang untuk menemukan istilah yang cocok.
Setubuh, eh setuju. Menurut pendapat saya memang sulit, sama seperti usaha saya sendiri untuk mengintegrasikan keris dalam seting fantasi barat yang selalu berakhir dengan keris sebagai senjata sakti yang dapat terbang sendiri dengan digerakkan oleh gelombang pikiran dan dapat digunakan untuk memanggil makhluk gaib (Tuyul) dari dimensi lain yang keahliannya mengumpulkan koin2 emas tanpa pemilik. Tapi demi masa transisi agar fantasi Indonesia tidak terus mengekor barat dan berdiri sendiri, ini semua berarti.
A1:
hm soalnya terus terang ini adalah novel terjemahan dari versi inggris yang asli buatan saya, yang ada di blog www.fireheart.tk. saya sudah berusaha keras mengubah bbrp istilah barat ke indonesia, terutama nama jurus-jurusnya tapi hanya judul FireHeart dan Paladin yang tetap saya pertahankan. Di dalamnya, nama Sage the FireHeart memang saya terjemahkan jadi Sage si Hati Api.
Mungkin proyek saya selanjutnya, "Adilaga" yang merupakan sumbangan bagi dunia superhero Indonesia bisa mengkompensasikan semua "kejanggalan" ini.
A2:
Beberapa dari usaha yang sudah dilakukan:
- Deathblade => Pedang Iblis Pembantai
- Sword of Justice => Pedang Malaikat Keadilan
- Requiem of the Tides => Gelora Gelombang Samudera
- Land and Sea Divide => Pembelah Darat dan Laut
- Ten-Point Chain Slash => Serangan Pedang 10 Penjuru
- Fireslash => Peluru Sabit Api Naga
- Dragon Wings Air Slash => Sabit Sayap Naga
- Power Bash => Sabetan Tenaga Inti
Yah, diusahakan semenarik mungkin konteksnya agar masih enak dilihat...
Q:
Ngomong-ngomong saya penasaran nih, kira-kira adegan pertarungan anda lebih condong ke gerakan (seperti film kungfu) atau saling tukar jurus sakti (sperti Streetfighter, Warcraft) ?A:
Dari segi penceritaannya mungkin lebih condong ke Street Fighter / Warcraft. Dalam beberapa adegan ada yang saya gambarkan blow-by-blow seperti kungfu, tapi di titik2 tertentu karena memang terlalu ramai yang bertarung, yang saya tulis hanyalah pada saat mereka mengerahkan jurus2 pamungkas saja (seperti pada daftar di atas dan akan saya daftar ulang di fantasindo.blogspot.com).
Dan satu lagi, adegan laga dalam novel ini memang banyak terinspirasi dari komik2 kungfu karya Tony Wong (yg terbaru: Ksatria Langit) yang dicampur-sari dengan game2 seperti Warcraft, Final Fantasy, Risk Your Life Online, Ragnarok Online, Seal Online & Getamped online fighting game (dan banyak lagi, terutama RPG). Jadi, jawabannya adalah: Kedua tipe itu ada, baik kungfu maupun Warcraft, dan FireHeart adalah campuran antara keduanya plus mantra2 sihir dan summoning.
Komentar pribadi:Waw, antusiasme teman-teman dari forum Kemudian.com benar-benar membuat saya terharu...
--
Posted By Andry Chang to FireHeart di Fantasy Worlds Indonesia on 10/05/2008 05:25:00 AM
Popular Posts
-
Mony3t apa yang berdiri di tepi jalan? Mony3top angkot! Kentang apa yang dingin? Ken Tangkuban Perahu malam²! 5 orang berjalan di bawah satu...
-
This is a display preview window for the skins made by vadis and other skin makers in: http://kickassinc.tk and http://www.jagoskin.com (In...
-
Beda Suka-Sayang-Cinta * Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri. * Saat kau MENYAYANGI seseo...
-
vadis This album was sent by vadis@cbn.net.id through the Multiply web site. To add a comment, join Multiply if you haven't a...
-
Now if we want to challenge the Koreans in the GetAmped World Championships, you guys must check how they play the game everyday. One thing ...
-
Right-o! Here's a shortcut to GetAmped - Audition Skins (Audi Skins) links in http://www.rsaga.com/ as described by OctoberFlames in Pl...
-
One Tough Woman Originally uploaded by vadis . So many tough women, hard working and bearing heavy burdens every day and all the time. So m...
-
The French estoc or English "tuck" was a variation of the longsword focused intensely on fighting against chain mail or plate a...
-
[http://www.three.co.id/prepaid/?layer=voip] Bila anda mau telepon ke luar negri ada pilihan lain yang paling murah dengan menggunakan handp...
-
Bihänder From Wikipedia, the free encyclopedia (Redirected from Zweihander) Jump to: navigation, search 16th century zweihanders, image (c) ...
