Tuesday, June 13, 2006

Kritik Dari Isman Untuk [FireHeart-Vadis.Blogspot.com] 3.1.1. Chapter One - Orcbane: In the Shade of



isman <a_writer@cbn.net.id> wrote:
To: writerstavern@yahoogroups.com
From: "isman" <a_writer@cbn.net.id>
Date: Wed, 14 Jun 2006 03:38:33 -0000
Subject: [writerstavern] Re: [FireHeart-Vadis.Blogspot.com] 3.1.1. Chapter One - Orcbane: In the Shade of

Andry, makasih untuk berbagi bab pertama novel kamu. Berhubung di awal
perkenalan kamu meminta masukan, mari bahas bareng, ya?

Pertama, bahasa Inggrismu bagus. Disiplin grammar-mu cukup tinggi.
Walau ada satu-dua yang salah bentuk tapi itu seh wajar.

Penulisan kamu juga runut, jadi sepertinya kamu banyak baca dan sudah
tahu penceritaan (storytelling) yang baik itu tidak lompat-lompat.

Namun, secara keseluruhan, ada yang perlu saya tanyakan: ini sasaran
pembacanya usia berapa? Karena dari bentuknya seperti fantasi
tradisional, yang mengarah usia di atas lima belas tahun. Namun, gaya
penceritaannya kayak dongeng, yang biasanya diidentikkan dengan
sasaran pembaca di bawah 15 tahun.

Ciri-cirinya:

1) Gaya penjelasan yang seperti seorang pendongeng ngobrol dengan hadirin

-----kutipan 1---------------
The wine and ale there are bad, but it is always full of rowdy,
strange and suspicious people with their own strange, shady businesses
– gambling, brawling, having fun with tavern maidens, and even talking
in low voices. Well, secret talks in loud voices can be made in here
too, as it's too loud there – rest assured your talks won't be heard
by the neighbor at the next table.

------akhir kutipan 1----------

Bisa dibayangkan nggak, bahwa kalimat terakhir itu diucapkan seorang
pendongeng (bayangkan saja Arief Rachman sambil membungkuk dan
mendemonstrasikan orang-orang ngobrol)?

2) Terlalu ingin menjelaskan semua hal kepada pembaca

---------kutipan 2-----------
One thought comes into the silver-haired man's mind:
Even if I speak, these stupid brutes won't listen – they just want to
rob my winnings. Well, it's time to show them who I really am, as Pear
is already here…
--------akhir kutipan 2-----------

Bahkan sampai ke tokoh sampingan pun dijelaskan pikirannya.

---------kutipan 3-----------
The one-eyed, badly-scarred man thinks. Damn! He's too strong! I must
get outta here! And he runs away at once.
--------akhir kutipan 3-----------

3) Tokoh utama sangat bersemangat dalam menjelaskan semua hal kepada
semua orang

-------kutipan 4-------------
`Damn, you're a soldier! Then why did you lose twice?'

`Even fools can guess that. I deliberately let you guys win so you
won't suspect me using concentration and you won't want to gamble with
me anymore. I know you guys are new in town because none of my old
mates want to gamble with me again. I need to earn pocket money, you
know as there is no orc to hunt…'
---------akhir kutipan 4-----------

Bagi nonpembaca buku anak, poin dua dan tiga bisa membuat tersinggung.
Karena merasa diremehkan intelijensinya.

Kalau ini memang sasaran pembaca kamu adalah anak-anak di bawah 15
tahun, memang cocok. Dan aku dukung, karena memang belum banyak buku
yang mengenalkan genre fantasi ke anak-anak.

Padahal menurut Donna, kebutuhan pasarnya sudah mulai ada. Weiss dan
Hickman, misalnya, menulis ulang beberapa buku seri Dragonlance agar
para penggemar buku mereka bisa menularkan kegemaran ini kepada
anak-anak mereka.

Tapi kalau bukan, bakal rada gawat. Karena berarti tujuan dan hasil
tidak serasi. Perlu ada yang disesuaikan. Bisa dari bagian
tujuan, maupun dari penulisan.

Itu pilihanmu.

Tetap menulis,

--isman
http://bertanyaataumati.blogspot.com

__._,_.___
.

__,_._,___

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

No comments:

Post a Comment

Popular Posts